1 Timing Belt Putus. Timing belt yang putus dapat menjadi salah satu penyebab dari bengkoknya klep mobil. Ketika timing belt putus, mesin berputar cukup lama sehingga menyebabkan klep mobil dan piston saling bersentuhan. Terputusnya timing belt juga berimbas pada komponen lainnya seperti piston dan engine heads. 2. Angka RPM melebihi batas
vB33xZ. Pada sistem pengisian V belt berfungsi untuk meneruskan putaran mesin ke alternator. Apabila tegangan V belt kurang maka akan menyebabkan terjadinya slip sehingga kecepatan putaran alternator kurang dan akibatnya out put alternator Juga pemeriksaan arus dan tegangan pengisianPenurunan tegangan V belt disebabkan oleh keausan V belt karena faktor usia atau perubahan penyetelan. Kerusakan yang terjadi pada V belt akibat dimakan usia, diantaranya V belt aus, elastisitas menurun dan V belt menjadi pecah. apabila kerusakan pada V belt tidak diperhatikan maka terdapat kemungkinan V belt putus pada saat kondisi mesin dalam pemeriksaan V belt, yaituLepas V belt dari kemungkinan retak, rip lepas retak atau cacatPasang kembali dan setel tegangan V belt dengan menekan dengan kekuatan 10 kg, standar defleksi untuk belt lama = 7-10mm dan untuk belt baru = 5-7 dan menyetel V BeltUntuk jenis v belt juga harus memeriksa pemasangannya terhadap pully. Pemeriksaan Belt tipe multi V. Besar difleksi untuk belt lama sebesar 7-8 mm, sedangkan belt baru 5-7 mm dengan tegangan belt 45-55 kg untuk belt baru dan 20-35 kg untuk belt posisi pemasangan Belt pada puliCara Perawatan V BeltYang tidak kalah penting yang harus anda ketahui adalah cara kerja dari V belt itu sendiri. Adapun cara kerjanya adalh sebagai berikut Melakukan Service BerkalaLakukanlah service berkala agar performa V belt mobil anda tetap terjaga. Selain itu anda juga bisa mencoba cara service mobil sendiri. Apabila anda habis melakukan perjalanan jauh atau pada saat jarak tempuh yang sudah ditempuh oleh kendaraan anda mencapai 10. 000 KM sebaiknya gantilah V belt kendaraan V BeltAgar performa V belt anda terjaga, sebaiknya setiap 6 bulan sekali minimal anda harus melakukan penggantian V belt, sekalipun jarak tempuhnya masih kurang dari 10. 000 Km, namun sebaiknya per 6 bulan seklai gantilah V belt kendaraan anda ya Pengecekan Secara VisualSelain anda melakukan perawatan mesin mobil secara rutin ke bengkel resmi, ada baiknya anda juga harus melakukan pengecekan secara visual pada V belt mobil anda ya sobat, agar anda juga mengetahui apakah kondisi V belt anda masih layak pakai atau tidak. Jika memang anda temukan sudah dalam keadaaan retak atau tipis, amka jangan nunggu 6 bulan dulu ya sobat, tetapi jika sudah dalam keadaan seperti itu segerah ganti dengan yang Pengecekan Secara ManualYang tidak kalah penting, yang harus anda lakukan adalah dengan mengecek kekencangan dari V belt mobil anda. Pastikan kondisi V belt mobil anda tidak terlalu kencang dan tidak terlalu kendur juga, pastikan sesuai dengan ukuran dari V belt anda terlalu kendur, maka bisa mengakibatkan slip, dan apabila tertalu kencang dapat membuat komponen yang lain seperti halnya komponen mesin mobil lengkap dan yang diputar tidak akan bertahan lama atau awet. Post Views 377
Fan belt meneruskan putaran mesin dan komponen penggerak lainnya seperti cooling fan dan alternator. Apabila fan belt terlalu kendor atau terlalu kencang, hal ini dapat menimbulkan masalah misalnya berkurangnya efisiensi pendinginan, pengisian dan kerusakan pada alternator. Sehubungan hal tersebut, maka fan belt harus selalu dirawat tegangannya agar cukup. Begitu juga, tingkat kerusakan tali kipas harus diperiksa, dan harus diganti jika perlu. Belt Penggerak V-belt penggerak, adalah suatu tipe penggerak dengan gesekan dan terdiri dari suatu belt yang dilengkapi dua pulley yang dipasang pada poros yang terpisah, meneruskan gerakan berputar dengan tenaga gesek yang dihasilkan oleh V-belt dan pulley. Dengan belt penggerak, kecepatan putaran pada pulley yang digerakkan berbanding secara terbalik dengan diameter pulley, asalkan belt tidak slip. V-belt mempunyai bentuk V dan dibuat dari karet tanpa adanya lapisan. V-pulley adalah roda belt yang mempunyai alur yang sama bentuknya dengan V-belt, dan didesain ada celah diantara permukaan bagian dalam V-belt dan bagian bawah alur V-pulley. Hal ini penting untuk menjaga tegangan belt yang cukup, karena gerakan putaran diteruskan oleh tenaga gesek yang dihasilkan antara kedua sisi permukaan V-belt dan kedua sisi pada alur V-pulley. Memeriksa Pulley Ketika anda menyetel fan belt anda lebih memperhatikan terhadap keretakan dan kerusakan lainnya dan mungkin lupa memeriksa pulley. Periksa pulley secara hati-hati, karena pulley dapat menimbulkan keausan dini, suara dan masalah lainnya, walaupun dipasang tali kipas baru. Memeriksa, Menyetel, dan Mengganti Fan Belt Untuk detail, lihat pada Owner’s manual. Ganti tali kipas yang retak atau rusak Jika tali kipas terlalu masuk kedalam pulley, itu adalah aus dan harus segera diganti. Penyetelan Terlalu kendor bersuara, problem pendinginan dan pengisian karena tali kipas slip. Terlalu kencang bearing rusak, keausan dini tali kipas dan pulley Setelah memasang tali kipas baru, Stasionerkan mesin beberapa saat untuk mengkondisikan tali kipas, dan kemudian setel lagi tegangan tali kipas. Mengganti Untuk sistem dua tali kipas, gantilah keduanya seperti satu set. Perhatian dalam Bekerja Selalu matikan mesin sebelum memeriksa tali kipas Hati-hati terhadap baju dan jari anda jangan mengenai komponen yang berputar.
cara menyetel ketegangan drive belt